Senin, 18 Januari 2021

Situasi Report Bencana

 Donasi Bencana

LAZNAS Nurul Hayat Melalui SIGAB Nurul Hayat Bergerak Cepat untuk Merespon Bencana Nasional

SIARAN PERS, SURABAYA – Baru saja memasuki bulan pertama di tahun 2021, Indonesia dihadapi dengan beberapa musibah dan bencana alam. Beberapa musibah dan bencana yang datang secara beruntun kini belum berkhir. Di Kalimantan Selatan, Banjir merendam 7 kabupaten dari total 13 kabupaten diakibatkan intensitas hujan yang sangat tinggi dalam kurung waktu 3 hari. Banjir dipicu oleh intensitas tinggi cuaca pada hari sebelumnya dan meluapkan kecamatan Tebing Tenggi. Sebenarnya banjir pada hari ini bukan merupakan banjir rob. Sejak tanggal 1 januari, intensitas curah hujan di wilayah kalimantan selatan sangat tinggi. Dalam 2 pekan debit air telah naik hingga merendam 7 kabupaten dari total 13 kabupaten yang ada di provinsi kalimantan selatan. Laporan sementara ini melaporkan kejadin banjir yang terjadi dalam 2 hari terakhir (14 dan 15 Januari 2021), yaitu banjir di kabupaten Balangan yang mengenai kecamatan Tebing Tinggi dan Awayan. Sedangkan, di tanggal 15 Januari 2021 Banjir susulan timbul pasca kiriman debit air dari lokasi banjir sebelumnya di kecamatan Tebing Tinggi. Wilayah yang terkena banjir susulan adalah kecamatan Awayan. Kisaran waktu 08.30 pagi, air mulai merendam sekian desa.

Selain itu di pulau lain Indonesia juga terjadi bencana alam lainnya, tepatnya di Majene Sulawesi Barat, pergerakan sesar lempeng bumi di Indonesia merupakan yang teraktif nomer 3 di dunia.
Salah satu sesar itu bernama Sesar Naik Mamuju yang berlokasi di lepas pantai Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Aktivitas sesar tersebut dua hari terakhir memicu gempabumi diatas 5 SR (tanggal 14 Januari 2021 siang sebesar 5,9 SR dan dua belas jam kemudian sebesar 6,2 SR pada tanggal 15 Januari dini hari).
Dampak dari 2x gempa beruntun ini ada 15.000 penyintas mengungsi, 13 terlapor butuh evakuasi dan Kantor Gubernur Sulawesi Barat rusak berat (hancur parah).

Direktur Pendistribusian Pendayagunaan LAZNAS Nurul Hayat, Kholaf Hibatullah menyampaikan, “ Indonesia sedang dihadapi berbagai musibah dan bencana alam, sudah menjadi kewajiban kami juga sebagai lembaga social dan kemanusiaan melalui SIGAB (Aksi Tanggap Bencana) Nurul Hayat untuk bergerak dalam kebencanaan. Di tahun-tahun sebelumnya, SIGAB Nurul Hayat sudah banyak berpartisipasi dalam kebencanaan yang melanda Indonesia, dan akan terus merespon dan mengoptimalkan seluruh resource dan jaringan di Indonesia. Alhamdulillah saat ini, SIGAB Nurul Hayat turun tangan jaringan cabang Nurul Hayat Banjarmasin beserta 2 relawan dari Surabaya untuk membantu di Kalimantan Selatan. Dan 3 relawan lainnya di Majene Sulawesi Barat untuk membantu respon menyisir korban dan meninjau kerusakan dan kebutuhan masyarakat terdampak gempa disana.”

LAZNAS Nurul Hayat juga mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersama-sama, bergotong-royong dalam meringankan saudara-saudara kita di Indonesia yang tertimpa bencana. Melalui platform zakatkita.org, LAZNAS Nurul Hayat mengajak masyarakat Indonesia yang lainnya untuk ikut serta gotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana.

SIGAB Nurul Hayat Respon Bencana Banjir Kalimantan Selatan

SIARAN PERS – NURUL HAYAT– Aksi Tanggap Bencana SIGAB Nurul Hayat ikut terjun dalam penyelamatan korban bencana Banjir yang terjadi di Daerah Balangan, Kalimantan Selatan pada Kamis (14/01/21) kemarin. Bencana Banjir yang sangat dahsyat ini dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Sejak tanggal 1 Januari kemarin, curah hujan yang ada di wilayah Kalimantan Selatan memang sangatlah tinggi, hingga meluapkan wialyah kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Awayan. Karena memang dalam 2 pekan terakhir ini, debit air telah naik hingga merendam 7 kabupaten dari total 13 kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi ini. Berikut kami laporkan keadaan terkini dalam 2 hari terakhir (14 dan 15 Januari 2021), yakni banjir di Kabupaten Balangan tepatnya di Kecamatan Tebing Tinggi dan Awayan.

Bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan ini bisa dikatakan sebagai bencana banjir pertama dan terdalam dalam sejarah bencana banjir di Kalimantan Selatan. Tim SIGAB Nurul Hayat tetap memantau dan menginformasikan kabar terkini yang terjadi di lokasi kejadian. Pada Jumat (15/01/21) terjadi banjir susulan yang diakibatkan oleh debit air yang sangat tinggi kiriman dari lokasi banjir sebelumnya di Kecamatan Tebing Tinggi. Kisaran waktu 08.30 pagi tadi, air mulai merendam sekian desa yang ada di Kecamatan Awayan, Balangan, Kalimantan Selatan.

Tim SIGAB Nurul Hayat mendapatkan informasi terkini terkait bencana banjir di Kecamatan Tebing Tinggi dan Awayan, yakni terdapat 7 desa yang terendam di Kecamatan Tebing Tinggi, meliputi desa Mayanau, Gunung Batu, Sungsum, Ju’uh, Simpang Bumbu’an, Simpang Nadung, dan Tebing Tinggi. Terdapat kisaran 802 unit rumah terendam, 77 KK, dan 2.378 jiwa penyintas. Sedangkan di Kecamatan Awayan terdapat 6 desa yang terendam banjir susulan, meliputi Desa Putat Basiun, Pasar Awayan, Badalungga, Badalungga Hilir, Pulantan, dan Muara Jaya. Terdapat kisaran 868 unit rumah terendam, 872 KK mandiri, dan 3.091 jiwa penyintas. Hal yang sangat diperlukan bagi koraban bencana banjir nantinya adalah pembersian pasca banjir surut nanti.

Alhamdulillah kami, Tim Aksi Tanggap Bencana SIGAB Nurul Hayat menyalurkan bantuan tenaga untuk evakuasi bencana banjir dan juga menyalurkan bantuan untuk evakuasi korban banjir berupa logistik evakuasi darurat, shelter darurat, layanan medis, psikososial, makanan siap saji, dan juga perlengkapan lainnya.

Bencana yang terjadi di Indonesia memanglah terjadi di waktu-waktu yang beruntutan, Allah SWT telah memberikan kita bukti bahwa semakin dekat akan waktu hancurnya bumi ini. Oleh karena itu mari kita saling menjaga dan saling membantu korban yang terjadi dalam bencana yang ada di Negara tercinta Indonesia ini. SIGAB Nurul Hayat membantu anda dalam menyalurkan bantuan untuk saudara kita yang sedang membutuhkan, yang mana bantuan tersebut sangat diperlukan oleh mereka, akankah hati kita tergerak untuk menyalurkan bantuan untuk saudara kita? Mari bergabung dalam penyaluran bencana bekerja sama dengan SIGAB Nurul Hayat. Donasi yang anda berikan sangat ditunggu dan dinanti-nantikan oleh saudara kita yang terdampak bencana. Bersama Aksi Tanggap Bencana SIGAB Nurul Hayat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sedekah Subuh

  SEDEKAH SUBUH Salah satu amalan yang bisa menuntun seorang muslim masuk ke surga adalah sedekah. Banyak orang yang melaksanakan amalan i...